10 Tempat di dunia Yang tidak Berpenghuni

Dunia yang begitu luas ini ternyata tidak semuanya dapat dihuni oleh manusia. beberapa daerah di sudut sudut bumi memiliki kondisi iklim dan cuaca ekstrim hingga manusia mustahil untuk membuat komunitas dan populasi di daerah ini.

Hampir mirip dengan tempat tempat luar angkasa seperti planet mars dan lain lain. Berikut ini beberapa daerah di muka bumi yang tidak berpenghuni.

1.antartika




Antartika merupakan benua yang meliputi Kutub Selatan Bumi. Tempat terdingin di muka bumi ini sebagian besar tertutup es sepanjang tahun, dengan suhu yang mencapai -85 dan -90 derajat Celsius di musim dingin dan 30 derajat lebih tinggi di musim panas. Antartika adalah tempat yang benar-benar tak tersentuh. 96 persen dari benua ini ditutupi es, dengan ketebalan rata-rata lebih dari satu mil (1,6 km). Penguin, ikan paus, anjing laut dan burung laut menggunakan perairan di sekitar Antartika untuk mencari makanan.

2. Gurun Atacama, Chile

Atacama merupakan salah satu pemandangan aneh di dunia: padang pasir yang sama sekali tidak mendapatkan hujan. Cekungan garam, pasir dan lava menutupi sebagian besar dari kawasan yang memiliki luas 40.000 perusahaan mil persegi (103.600 km persegi) ini. Bahkan, NASA merancang tes Mars di sini. Tempat ini juga menjadi salah satu tempat terbaik di dunia untuk melakukan pengamatan astronomi. Di sana terdapat dua observatorium besar.


3. Kamchat ka, Rusia

Kamchat ka adalah salah satu daerah yang paling spektakuler di Rusia.Tempat ini menempati area seluas 470,000 km persegi, yang sama dengan ukuran gabungan Perancis, Belgia dan Luksemburg, dan memisahkan Laut Okhotsk dari Samudra Pasifik.Ada lebih dari 160 gunung berapi di semenanjung (29 gunung masih aktif), karena terletak di pada jalur “Cincin Api”. Gunung berapi dan puncak gunung berapi, badai dan panas bawah tanah menciptakan dua puluh zona iklim dan menjadikannya tempat berbagai macam flora dan fauna. Namun atraksi utama Kamchat ka adalah kaldera vulkanik, batu patung “taman” dan danau di kawah, geyser dan sumber air mineral, dan semuanya dalam kondisi bersih.

4. Fiordland, Selandia Baru

Di ujung selatan pantai barat Selandia Baru, wilayah Fiordland masih liar, kasar dan nihil pembangunan. Dengan gunung tinggi yang jatuh ke dalam perairan berbatu gerigi, Fiordland belum pernah mempunyai penduduk permanen. Bahkan, orang-orang Maori hanya mengunjunginya hanya untuk sementara waktu guna berburu, memancing dan untuk mengumpulkan batu giok. Selain itu, arus udara bertiup lurus dari Antartika sehingga udara Fiordland merupakan salah satu yang terbersih di planet ini.

5. Daintree National Park, Australia

Kadang-kadang sesuatu yang lebih tua, menjadi semakin tak tersentuh. Seperti Daintree National Park di Far North Queensland, Australia, yang berisi hutan hujan berusia 110 juta tahun, salah satu ekosistem tertua di bumi. Taman ini adalah rumah bagi ribuan jenis tumbuhan dan pohon yang berusia lebih dari 2.500 tahun.

6. Bhutan

Sementara beberapa orang mungkin berpikir jika Tibet sebagai surga tercemar, sepupunya, Bhutan, justru jauh lebih bersih. Lebih dari 60 persen wilayah negara ditutupi hutan dan seperempat wilayah ditunjuk sebagai taman nasional atau kawasan lindung. Dikenal sebagai Tanah Naga Guntur, negara unik ini memiliki pegunungan terjal dan lembah-lembah sehingga Bhutan tepat untuk dijadikan hotspot bagi keanekaragaman hayati.


7. Seychelles

Seychelles memiliki persentase tanah konservasi terbesar dibandingkan negara-negara lain. Sekitar 50 persen dari keseluruhan wilayah negara kepulauan ini berada di bawah konservasi. Karena itu, Seychelles merupakan rumah bagi beberapa pantai yang luar biasa murni dan spesies seperti burung nasional, burung beo hitam Seychelles. Pengunjung yang sampai di sana relatif sedikit, terutama di sepanjang garis pantai “berbubuk” lembut yang membentang sejauh 305 mil (490 kilometer).

8. Papua Nugini

Papua Nugini adalah sebuah negara yang terletak di bagian timur Pulau Papua dan berbatasan darat dengan Provinsi Papua di sebelah barat.Para ilmuwan percaya jika banyak spesies tanaman dan hewan yang belum ditemukan berada di sini. Eksploitasi sumber daya alam terhambat oleh medan yang kasar, sistem hukum dan tingginya biaya pengembangan infrastruktur. Karena semua masalah manusia, sebagian besar lanskap masih sulit untuk disentuh.

9. Galapagos


Meskipun perjalanan Darwin ke sejumlah pulau-pulau unik diikuti oleh wisatawan yang tak terhitung jumlahnya, Kepulauan Galapagos masih menjadi tempat yang murni. Kepulauan ini merupakan rumah bagi kura-kura raksasa, iguana, singa laut, pinguin, ikan paus dan ikan. Dihuni oleh 23.000 penduduk dan ratusan spesies endemis, kepulauan ini juga menjadi tempat pelestarian hayati laut selama lima puluh tahun.

10. Namibia



Namibia adalah salah satu negara dengan jumlah penduduk paling jarang di dunia. Nama salah satu negara Afrika bagian selatan ini diambil dari Gurun Namib, rumah bagi 2.500 ekor cheetah. Dengan bukit pasir raksasa, petroglif kuno, kawah dan air terjunnya, Namibia menjadi salah satu lanskap paling tak tersentuh di Afrika. Namibia juga menjadi salah satu negara yang mencantumkan hal-hal mengenai penjagaan kesehatan ekosistem dalam konstitusinya.

Itulah beberapa tempat di Bumi yang tidak atau jarang dijamah manusia. Meskipun begitu, namun keindahan tempat-tempat diatas menunjukkan betapa kuasa Tuhan benar-benar luar biasa.

sumber http://www.kaskus.co.id/thread/55169c075c7798bb0d8b4577/?ref=homelanding&med=hot_thread
Baca Juga

0 Response to "10 Tempat di dunia Yang tidak Berpenghuni"

Posting Komentar